Berita

Sandiaga Uno dan Joko Widodo/Net

Politik

Bertemu Sandiaga Di Klaten, Joko Widodo Mengeluh

MINGGU, 30 DESEMBER 2018 | 00:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon wakil presiden Sandiaga Uno berkunjung ke Sentra Industri Cor Logam, Dekat Batur, Tegalrejo, Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (29/12).

Di tempat ini, dia bertemu dengan para pengusaha logam. Salah satunya Joko Widodo.

Dalam kesempatan tersebut, Joko Widodo mencurahkan kendala-kendala yang dihadapi kepada Sandi. Dia mengeluhkan harga bahan baku yang mulai sulit didapat.


Selain itu, sambungnya, para pelaku usaha juga merasa kondisi ekonomi yang tak menentu telah merugikan mereka.

"Para pengerajin cor logam di daerah ini pak, kalau dolar naik, harga logam dan bahan baku logam pun ikut naik. Belum lagi makin banyak impor, ini yang membuat kami khawatir pak. Impor ancaman serius bagi industri cor logam kecil dan menengah seperti kami,” paparnya dalam keterangan tertulis yang diterima.

Sandi mengaku senang bisa bertemu dengan Joko Widodo dan berbagi masalah yang dihadapi pengusaha logam.

"Saya senang hari ini bertemu dengan pak Jokowi Widodo yang juga insinyur, namanya kebetulan sama dengan pak presiden. Namun, pak Joko yang satu ini merupakan pelaku dan pengusaha cor logam di sini (Klaten). Pak Joko, mengeluhkan soal bahan baku yang sulit didapat," ujarnya.

Setelah mendengar keluhan Joko Widodo, Sandi berkomitmen akan  fokus pada sektor ekonomi yang berpihak kepada rakyat, termasuk pelaku pengusaha kecil dan menengah.

"Kami akan menggenjot produksi nasional, Indonesia kaya raya, tapi mengapa kok kita masih terus berutang dan impor? Jika berutang terus kita makin mudah didikte. Bangsa ini hanya akan menjadi penonton, bukan pemain,” sambungnya.

“Insyaallah Pak Joko Widodo, kami akan utamakan industri kecil dan menengah semakin hebat ke depannya, bukan terpuruk. Karena UMKM adalah penggerak ekonomi sesungguhya," demikian Sandi.

Sebelumnya, mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu juga sempat berdialog dengan warga dan tokoh masyarakat perwakilan desa di Wilayah Klaten Utara, Ngawen, Klaten Tengah dan Karanganom. Menurutnya, warga juga banyak mengeluh soal harga-harga kebutuhan pokok dan lapangan kerja yang sulit didapat. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya