Berita

Suriah/Net

Dunia

Pasukan AS Akan Tinggalkan Senjata Untuk Pejuang Kurdi Suriah?

SABTU, 29 DESEMBER 2018 | 18:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pekan lalu memutuskan untuk menarik seluruh pasukannya dari Suriah.

Namun, ada rekomendasi agar pejuang Kurdi didukung Amerika Serikat untuk memerangi kelompok militan ISIS diizinkan untuk menyimpan senjata yang dipasok negeri Paman Sam itu.
Begitu kabar yang disebut empat pejabat Amerika Serikat.

Tiga pejabat, berbicara dengan syarat anonim, mengatakan rekomendasi tersebut adalah bagian dari diskusi tentang rancangan rencana oleh militer Amerika Serikat. Belum jelas apakah akhirnya keputusan itu direkomendasikan Pentagon ke Gedung Putih atau tidak.

Tiga pejabat, berbicara dengan syarat anonim, mengatakan rekomendasi tersebut adalah bagian dari diskusi tentang rancangan rencana oleh militer Amerika Serikat. Belum jelas apakah akhirnya keputusan itu direkomendasikan Pentagon ke Gedung Putih atau tidak.

Sumber yang dimuat Reuters itu memuat, diskusi masih pada tahap awal di dalam Pentagon dan belum ada keputusan yang dibuat. Rencananya, rekomendasi itu kemudian akan disajikan ke Gedung Putih dalam beberapa hari mendatang dan berujung pada Trump untuk membuat keputusan akhir.

Menanggapi kabar tersebut, pihak Pentagon mengatakan atidak pantas dan terlalu dini untuk berkomentar tentang apa yang akan terjadi dengan senjata.

"Perencanaan sedang berlangsung, dan fokus pada melakukan penarikan pasukan secara sengaja dan terkendali sambil mengambil semua langkah yang mungkin untuk memastikan keselamatan pasukan kita," kata Komandan Sean Robertson, juru bicara Pentagon.

Sedangkan belum ada komentar dari Gedung Putih. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya