Berita

Inayah Wahid/Net

Politik

Putri Gus Dur: Tak Usah Baper, Pemilu Bukan Memilih Tuhan!

SABTU, 29 DESEMBER 2018 | 17:49 WIB | LAPORAN:

Semua kontestan maupun para pendukung peserta Pemilu 2019 diingatkan tidak membawa isu agama.

Putri Presiden ke-4, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Inayah Wulandari Wahid menegaskan, Pemilu merupakan ajang politik untuk memilih presiden-wakil presiden, serta anggota legislatif. Bukanlah memilih seorang sosok pemimpin agama.

"Buat semuanya saja, yang pertama saya mau bilang kita ini mau Pemilu milih presiden, pilih wakil rakyat pilih DPD. Bukan lagi milih nabi, bukan lagi milih imam, bukan lagi milih Tuhan," ujarnya di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (29/12).


Kata Inayah, semua pihak mestinya mengulas tentang apa saja program yang hendak ditawarkan oleh para kontestan. Sebab, politik hanya membicarakan tentang kepentingan berbangsa dan bernegara. Bukan keberagamaan seseorang.

"Jadi nggak usah 'baper' bawa agama dalam politik. Jadi politik, politik saja. Kita ngomongin negara kok," kata dia.

"Jadi suruh calonnya untuk membuktikan bahwa dia oke untuk dipilih. Jangan kita suruh buktiin ke mereka. Tiap hari kita berantem," lanjutnya.

Meski demikian, lanjut Inayah, siapapun tak boleh melarang seseorang untuk memilih wakil atau pemimpinnya dengan pertimbangan faktor agama yang dianut.

"Tapi nggak usah dibawa-bawa, nggak usah dipolitisasi. Nggak usah dikapitalisasi juga. Itu dua hal yang harus dibedakan. Jadi nggak usah baper juga kalau berantem-berantem di medsos, karena segitu kekeuhnya kita mempertahankan calon yang kita anggap oke," pungkasnya. [lov]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya