Berita

Beras/Net

Dunia

China Buka Keran Impor Beras Dari AS

SABTU, 29 DESEMBER 2018 | 15:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasar beras terbesar di dunia, China akhirnya membuka diri untuk impor Amerika Serikat.

Menurut keterangan badan bea cukai nasionalnya pekan ini, langkah tersebut dilakukan ketika dua ekonomi terbesar dunia itu akan mengadakan negosiasi di tengah gencatan akan perang perdagangan.

Dikabarkan Russia Today, Bea Cukai China mengatakan bahwa beras Amerika Serikat yang diimpor telah melalui pemeriksaan keamanan pangan yang diperlukan.


Belum jelas jumlah beras yang akan diterima Beijing dari Washington.

Namun, China sudah mengimpor sereal yang kebanyakan dari negara-negara Asia, termasuk eksportir utamanya Vietnam dan Thailand, untuk memenuhi permintaannya yang terus meningkat.

Langkah ini dilakukan setelah lebih dari satu dekade pembicaraan tentang masalah ini. Kedua negara menandatangani kesepakatan untuk beras giling Amerika Serikat pada tahun 2017.

Menurut Federasi Padi Amerika Serikat, pada bulan April tahun ini, hampir 30 fasilitas Amerika Serikat menyelesaikan kuesioner keamanan pangan China dan sedang menunggu kunjungan inspeksi China.

"Kami percaya akses untuk beras Amerika Serikat dapat dan harus menjadi bagian dari solusi dalam pembicaraan perdagangan antara China dan Amerika Serikat," kata COO Padi Amerika Serikat, Bob Cummings pada bulan April.

Membuka pasar untuk impor beras Amerika diyakini sebagai isyarat niat baik lain dari Beijing setelah para pemimpin China dan Amerika Serikat menyepakati gencatan 90 hari.

Sejak perang perdagangan dihentikan, Beijing telah membeli lebih dari 1,5 juta ton kedelai, melanjutkan pembelian gas cair (LNG) dan mengumumkan penangguhan sementara tarif tambahan untuk kendaraan dan onderdil yang diproduksi Amerika Serikat. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya