Berita

Antusiasme ribuan warga Maluku menyambut kedatangan Prabowo Subianto/Net

Politik

PILPRES 2019

Sambutan Meriah Kepada Prabowo Pertanda Rakyat Ingin Presiden Baru

SABTU, 29 DESEMBER 2018 | 13:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Antusiasme ribuan warga Maluku menyambut kedatangan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto di Kota Ambon, Maluku pada Jumat (28/12) kemarin, mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Koordinator Forum Rakyat yang juga aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma menilai, hal tersebut sebagai bentuk kerinduan rakyat terhadap hadirnya sosok pemimpin pemersatu.

"Sambutan meriah masyarakat Ambon itu menunjukkan rakyat Indonesia menginginkan ada pemimpin yang bisa menyatukan semua perbedaan di negeri ini. Baik itu perbedaan suku, etnis, daerah maupun agama," ujar Lieus kepada redaksi sesaat lalu.


Diketahui, ribuan warga Kota Ambon tumpah ruah memenuhi jalan raya Kota Ambon untuk menyambut kedatangan Prabowo Subianto di ibukota propinsi Maluku itu.

Kunjungan Prabowo ke Maluku, selain bertemu dengan pimpinan partai koalisi dan para relawan, juga untuk menghadiri sejumlah undangan dari tokoh dan pemuka agama di propinsi tersebut.

"Beliau menghadiri undangan silaturahmi ke Kantor Sinode Gereja Protestan Maluku dan Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku," kata Lieus.

Lieus mengaku terharu sekaligus bangga atas sambutan masyarakat yang begitu antusias menyambut kedatangan ketua umum Partai Gerindra itu.

"Saya melihat videonya. Saya lihat ribuan orang, tua muda, laki perempuan termasuk emak-emak, berebut salaman dengan Prabowo yang berdiri di atas mobil yang berjalan perlahan," kata Lieus.

Lebih lanjut, Lieus menilai antusiasme warga Ambon itu menunjukkan bahwa rakyat sangat rindu akan hadirnya sosok pemimpin yang baru.

"Ini pertanda kuat bahwa rakyat sangat menghendaki adanya Presiden baru yang akan memimpin negeri ini," tutupnya. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya