Berita

Antonius Ratdomopurbo/RMOL

Nusantara

PVMBG: Kecil Kemungkinan Tsunami Susulan Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

SABTU, 29 DESEMBER 2018 | 12:52 WIB | LAPORAN:

. Mengamati perkembangan terakhir dari aktivitas Gunung Anak Krakatau, kemungkinan tidak akan menimbulkan terjadinya tsunami susulan seperti pada 22 Septerber lalu.

Demikian disampaikan Plt Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, Antonius Ratdomopurbo dalam jumpa pers di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Sabtu (29/12).

"Anak Gunung Krakatau posisinya dekat dengan permukaan laut sehingga magma yang keluar bersentuhan langsung dengan air laut. Letusan surtseyan posisi di permukaan sehingga potensi sangat kecil untuk memicu tsunami," ujarnya.


Jumat (28/12) sekitar pukul 14.18 WIB, terpantau puncak Gunung Anak Krakatau berkurang dari sebelumya yang diperkirakan 338 MDPL menjadi sekitar 110 MDPL.

"Dengan sisa volume tubuh Gunung Anak Krakatau yang hanya sekitar 40-70 juta meter kubik (m3), potensi kecil untuk longosoran besar," ujarnya.

Baca: Erupsi Beberapa Hari, Tinggi Gunung Anak Krakatau Berkurang Drastis

Purbo menambahkan, adanya aktivitas hanya memunculkan letusan surtseyan. Itu pun letusannya terjadi di dalam laut dan kecil menimbulkan tsunami.

"Dengan jumlah volume yang tersisa tidak terlalu besar, maka potensi terjadinya tsunami relatif kecil, kecuali ada reaktivasi struktur patahan atas sesar yang ada di Selat Sunda," ungkapnya.

Walaupun kecil potensi terjadinya tsunami susulan, Purbo menjelaskan status Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III alias Siaga. Jadi bagi warga yang beraktifitas di sekitar gunung tersebut diharapkan waspada dan berhati-hati. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya