Berita

Suriah/Net

Dunia

Suriah Bangkit Pasca Perang, Negara-negara Arab Mendekat

JUMAT, 28 DESEMBER 2018 | 22:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Suriah mulai  kembali bangkit dari konflik yang melanda beberapa tahun belakangan.

Sejumlah  negara, terutama negara-negara Arab, mulai membuka komunikasi kembali dengan Suriah untuk menormalisasi hubungan.

Uni Emirat Arab dan Bahrain pekan ini mengumumkan pembukaan kembali kedutaan besarnya di Damaskus Suriah setelah sekitar tujuh tahun ditutup.


Kedua negara Teluk itu berada di antara beberapa kekuatan regional yang awalnya mendukung pejuang oposisi di Suriah, meskipun peran mereka dilaporkan kurang menonjol daripada Arab Saudi, Qatar atau Turki.

Langkah-langkah tersebut adalah indikator terbaru bahwa beberapa negara Arab sedang bersiap-siap untuk menyambut Suriah kembali ke pangkuan setelah bertahun-tahun isolasi diplomatik.

Suriah diketahui telah diusir dari Liga Arab yang beranggotakan 22 negara, dan ditampar dengan sanksi dan kecaman atas penggunaan kekuatan militer dalam melawan oposisi.

Selain itu, Yordania juga mulai kembalimendekat ke Suriah. Perdagangan antara Yordania dan Suriah telah dimulai lagi dalam beberapa pekan terakhir setelah pembukaan kembali lintas perbatasan pada Oktober.

Hubungan baik juga tampak menonjol antara Suriah dan Tunisia. Penerbangan komersial pertama dari Suriah ke Tunisia dalam tujuh tahun lepas landas pada Kamis (27/12).

Sebelumnya pada bulan Desember, Presiden Sudan Omar al-Bashir menjadi kepala negara Arab pertama yang mengunjungi Suriah sejak perang dimulai.

Hubungan yang menghangat itu terjadi ketika kekuatan regional dan internasional berdesak-desakan untuk berada di sisi Suriah, menyusul satu tahun kemajuan oleh pasukan pemerintah, yang telah menyaksikan kekalahan dari kantong-kantong pemberontak terakhir yang cukup besar di dekat Damaskus.

"Peran Arab di Suriah menjadi semakin penting untuk menghadapi ekspansionisme regional Iran dan Turki," kata Menteri Negara Urusan Luar Negeri UEA Anwar Gargash di Twitter pada Kamis (27/12).

Kemajuan lain datang dari Amerika Serikat. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penarikan 2.000 tentara Amerika Serikat dari Suriah, membuka jalan bagi Turki untuk meluncurkan operasi tempur yang direncanakan ke Suriah timur laut melawan aliansi kelompok Kurdi dan Arab yang dianggap sebagai perpanjangan dari kelompok bersenjata bertempur di Turki.

Trump juga mengklaim bahwa Arab Saudi, musuh bebuyutan regional Iran, telah setuju untuk membiayai kebutuhan rekonstruksi Suriah yang sangat besar.

"Arab Saudi kini telah setuju untuk menghabiskan uang yang diperlukan untuk membantu membangun kembali Suriah, bukan Amerika Serikat," kata Trump di Twitter, seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya