Berita

Pagar perbatasan Krimea-Ukraina/BBC

Dunia

Rusia Selesai Bangun Pagar Perbatasan Krimea-Ukraina

JUMAT, 28 DESEMBER 2018 | 21:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia telah selesai membangun pagar keamanan berteknologi tinggi di sepanjang perbatasan darat wilayah Krimea dengan Ukraina pekan ini.

Pagar tersebut memiliki panjang lebih dari 60 km dan membentang di sepanjang perbatasan. Pagar dipasang duri di bagian atas dan memiliki ratusan sensor.

Badan keamanan Rusia FSB mengatakan, pagar itu diperlukan untuk mencegah upaya infiltrasi oleh penyabot. Sebagian besar sensornya menangkap getaran dari pengganggu potensial. Tetapi beberapa juga merupakan perangkat lokasi radio.


Rusia memiliki peralatan serupa di sepanjang perbatasan utara dan timurnya.

Dimuat BBC (Jumat, 28/12), pernyataan FSB juga menyebut bahwa pagar juga akn berfungsi untuk menggagalkan penyelundupan yang memperdagangkan senjata, obat-obatan terlarang, alkohol, dan barang selundupan lainnya.

Pagar membentang di atas tanah yang menghubungkan wilayah Krimea dengan wilayah Kherson Ukraina.

Diketahui bahwa Rusia kembalimengambil wilayah semenanjung Krimea dari Ukraina pada bulan Maret 2014 lalu.

Bukan hanya Rusia, Ukraina saat ini juga telah mendirikan pagar perbatasan sejak Maret 2014 lalu. Pagar baru didirikan di daerah Chernihiv dan Kharkiv, utara Kiev, daerah yang berbatasan dengan Rusia. Ukraina juga memiliki pagar baru di wilayah Kherson, dekat Krimea. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya