Berita

Said Mirza Pahlevi (keempat dari kiri)/RMOL

Nusantara

Data Kemensos Rujukan Pengentasan Kemiskinan Tepat Sasaran

JUMAT, 28 DESEMBER 2018 | 15:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Permasalahan data sejak dulu menjadi polemik terkait dengan pengentasan kemiskinan. Data yang tidak valid menyebabkan penyerahan bantuan tidak tepat sasaran.

Maka dari itu Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Kemensos melakukan reformasi data secara terpadu agar pengentasan kemiskinan tepat sasaran.

"Data terpadu kita sekarang sudah mencakup kebutuhan untuk Kemensos dan K/L lain. Secara konsep program PKH (Program Keluarga Harapan) ini sudah ada urutannya untuk diberi bantuan. Orang miskin yang sesuai data kita akan meneriman bantuan mulai dari bantuan keluarga dan bantuan sosial pangan juga menerima PBI," ujar Kapusdatin Kesejehteraan Sosial Kemensos, Said Mirza Pahlevi di kantornya, Jakarta, Jumat (28/12).


Yang dilakukan oleh pihaknya sudah sesuai dengan UU 13/2011 tentang Penanganan Fakir Miskin. Di mana dalam Pasal 10 disebutkan data dari Kemensos bisa digunakan oleh lintas kementerian dan lembaga untuk memberantas kemiskinan.

Pasalnya dalam memberantas kemiskinan bukan hanya menjadi tugas Kemensos semata melainkan banyak stakeholder yang terlibat di dalamnya. Namun sumber data yang satu dan valid sangat perlu dilakukan agar bantuan dari masing-masing K/L tepat sasaran.

"Jadi konsepnya semakin miskin dia semakin banyak bantuan yang dia terima sehingga lebih cepat keluar dari garis kemiskinan," tandas Said. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya