Berita

Dunia

Tingkat Pembunuhan Di Venezuela Menurun Tahun Ini

JUMAT, 28 DESEMBER 2018 | 15:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tingkat pembunuhan di Venezuela mengalami penurunan pada tahun 2018 ini.

Begitu data terbaru yang dirilis oleh Observatory of Violence (OVV) Venezuela pada Kamis (27/12).

OVV dalam laporan tahunannya mengatakan bahwa bahwa Venezuela masih memiliki tingkat pembunuhan tertinggi di dunia, yakni 81,4 per 100.000 penduduk. Tetapi OVV mencatat bahwa angka itu turun dari 89 pada 2017 dan 92 pada tahun sebelumnya.


Direktur OVV, Roberto Briceno mengatakan bahwa penurunan tersebut, sebagian adalah akibat arus migrasi.

Menurut data PBB, seperti dikabarkan Reuters, sejak tahun 2015 lalu, ada sekitar tiga juta warga Venezuela yang telah melarikan diri dari kekerasan, hiperinflasi, dan kekurangan barang-barang kebutuhan pokok di negaranya.

Briceno mengatakan bahwa mayoritas warga Venezuela yang bermigrasi adalah orang-orang jujur ​​yang dipaksa mencari pekerjaan di tempat lain. Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa juga banyak penjahat di antara mereka.

Dia menambahkan, beberapa geng lokal tampaknya tidak lagi aktif di Venezuela.

Data OVV menunjukkan jumlah total pembunuhan turun menjadi 23.047 dari 26.616 pada tahun 2017.

Sementara itu, pemerintah Venezuela menuduh organisasi non-pemerintah menggelembungkan statistik kejahatan untuk menciptakan paranoia dan melemahkan pemerintahan sosialis Presiden Nicolas Maduro.

Tingkat pembunuhan nasional resmi terbaru adalah 58 per 100.000 untuk tahun 2015. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya