Berita

Michelle Obama/Net

Dunia

Michelle Obama Geser Hillary Clinton Jadi Wanita Paling Dikagumi

JUMAT, 28 DESEMBER 2018 | 11:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Ibu Negara Michelle Obama merebut gelar sebagai "wanita yang paling dikagumi" dari Hillary Clinton yang menyandang gelar itu selama hampir dua dekade terakhir.

Hal itu terungkap dalam jajak pendapat tahunan, Gallup, yang dirilis pada Kamis (27/12).

Ini adalah jajak pendapat tahunan yang dilakukan sejak tahun 1946. Jajak pendapat tersebut bertanya kepada orang Amerika dalam sebuah pertanyaan terbuka, untuk menyebutkan nama wanita yang tinggal di mana saja di dunia saat ini yang paling mereka kagumi.
Hasilnya, 15 persen di antara mereka menyebut nama Michelle Obama.

Hasilnya, 15 persen di antara mereka menyebut nama Michelle Obama.

Bertengger di posisi kedua adalah nama presenter ternama, Oprah Winfrey dan posisi selanjutnya adalah Hillary Clinton serta Melania Trump.

Nama Hillary Clinton sebelumnya telah muncul dalam sepuluh besar daftar tersebut sebanyak 27 kali berturut-turut dan menjadi wanita paling dikagumi sebanyaj 22 kali.

Dia dinobatkan sebagai wanita yang paling dikagumi pada tahun 1993 dan 1994 untuk dua periode pertama masa jabatan suaminya Bill Clinton. Dia mengklaim posisi teratas lagi pada tahun 1997 hingga 2000. Dia juga adalah wanita yang paling dikagumi dari tahun 2002 hingga 2017, mana dia adalah kandidat presiden dua kali, seorang senator AS dan Menteri Luar Negeri.

Wanita lain yang masuk sepuluh besar tahun ini adalah Ratu Elizabeth, Kanselir Jerman Angela Merkel, Hakim Agung Ruth Bader Ginsburg, Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley, dan Pemimpin Minoritas House House Nancy Pelosi.

Gallup mulai mengajukan pertanyaan pada tahun 1946. Gallup melakukan survei tahunan mereka mulai 3-12 Desember tahun ini. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya