Berita

Chow Yun Fat dalam film Anna And The King/Net

Jaya Suprana

Untuk Amal Kemanusiaan

JUMAT, 28 DESEMBER 2018 | 05:38 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SETELAH 20 tahun diserahkan pemerintah kerajaan Inggris kepada Republik Rakyat China, kesenjangan sosial di Hongkong pada tahun 2017 mencapai skala jurang kesenjangan terlebar dalam sejarah kota dengan jumlah penduduk kayaraya terbanyak di planet bumi masa kini.

Crazy Rich Hongkongers

Harga kebutuhan hidup serta biaya hidup makin tinggi jauh melampaui rata-rata gaji para warga Hongkong.


Rumah susun makin penuh sesak dipadati anggota keluarga yang terpaksa hidup bersama sampai tiga generasi akibat mahalnya harga properti akibat terbatasnya lahan permukiman di Hongkong.

Sementara warga yang mahakayaraya makin asyik pamer kekayaan sebagai lambang status sosial.

Pendek kata kekayaan harta benda menjadi berhala kaum  Crazy Rich Hongkongers yang mengutamakan bahkan memuja duwit di atas segala-galanya sebab duwit sudah menjadi satu-satunya tujuan hidup.

Chow Yun Fat

Di tengah hingar binger kemelut suasana sibuk memperkayaraya diri sendiri itu, mendadak terberitakan bahwa sang megabintang film Hongkong, Chow Yun Fat menyatakan bahwa setelah meninggalkan dunia fana ini akan mewariskan kekayaannya untuk amal kemanusiaan.

Chow Yun Fat yang namanya mendunia akibat film pemenang Oscar Crouching Tiger and Hidden Dragon di samping Pirates of the Caribbean bersama Johny Depp, Anna and the King bersama Jodie Foster, The Corruptor bersama Mark Wahlberg, sangat dicintai para penggemarnya  berkat gaya hidup sederhana yang tidak sealiran dengan gaya hidup foya-foya kaum crazy rich hongkongers.

Kemanusiaan


“Multi billion dolar man” Chow Yun Fat yang pada tahun 2015 bersama Russel Crowe menduduki posisi ke-24 dalam daftar aktor penerima honor terbanyak di dunia, ternyata mau dan mampu hidup sederhana di tengah gemerlap suasana serba mewah Hongkong dengan selalu menggunakan kendaraan umum serta antri membeli tiket untuk menonton filmnya sendiri.

Dalam wawancara dengan Munhwa Broadcasting Corporation, Korea Selatan, Chow menyatakan akan mewariskan sekitar 5,6 miliar dolar Hongkong kepada lembaga kemanusiaan.

Chow menegaskan “Uang mustahil dimiliki untuk selama-lamanya, maka setelah saya mati saya harus menyerahkan ke orang lain untuk memanfaatkannya”. Sambil menambahkan bahwa isterinya, Jasmine Tan telah menyetujui gagasan mewariskan harta Chow untuk amal kemanusiaan.

Jasmine Tan kerap berkisah tentang gaya hidup sederhana suaminya yang gemar menyantap makanan sambil nongkrong di warung kaki lima dan merelakan handphone lipat merek Nokia kunonya untuk diganti yang baru hanya setelah rusak akibat terlalu lama dipakai. [***]

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya