Berita

Prabowo bersama mantan pejuang integrasi Tim-tim/Dok

Politik

PILPRES 2019

Mantan Pejuang Integrasi Timor-Timur Berharap Prabowo Jadi Presiden

KAMIS, 27 DESEMBER 2018 | 21:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Para mantan pejuang pro integrasi Timor Timur berharap Prabowo Subianto terpilih menjadi Presiden. Sebab selama ini mereka merasakan kurang diperhatikan oleh pemerintah.

"Saya berharap mudah-mudahan beliau menang supaya kita bisa diperhatikan lebih baik. Dan kalau dia menang saya langsung ke Jakarta. Waktu pas perang dia pernah ke rumah saya dua kali," ungkap Silvano seorang mantan pejuang pro integrasi Timor-Timur di Atambua, Kamis (27/12).

Mantan prajurit pro integrasi Timor Timur lainnya yakni Yohanes Lauban juga menceritakan kisahnya saat pertama kali bertemu Prabowo. Dia bertemu dengan capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu pada tahun 1992 ketika Prabowo bermalam di asrama TNI batalion 745 Kompi A.


Ketika itu, Yohanes yang menjadi seorang Hansip ditugaskan oleh pemerintah untuk dilatih bersama masyarakat tentara sukarelawan lainnya untuk mengangkat senjata berjuang mempertahankan kedaulatan NKRI di Timor Timur.

Selama empat bulan dia dilatih bersama tentara. Dia berangkat dari Kota Suai menuju Los Palos (kini menjadi wilayah dari Timor Leste).

"Saya kenal Pak Prabowo tahun 1992 saya pertama kali bergabung di Hansip dan bersama sukarelawan lainnya dan diminta negara berjuang, saya dilatih selama 4 bulan dan bergabung bersama tentara berangkat dari Suai ke Los Palos. Beliau (Prabowo) menginap di asrama 745 kompi A, di situlah saya pertama kali bertemu dengannya," ungkap Yohanes.

Tempat pengungsian yang berpusat di Haliwen yang berada di depan bandara itu merupakan masyarakat eksodus dari Timor Timur semua.

"Jadi mereka itu sangat prihatin karena tempat tinggal mereka itu belum layak untuk dihuni dan mereka itu sampai sekarang belum mendapatkan sebidang tanah untuk membangun rumah," ungkapnya lagi.

Dia juga berharap agar Prabowo Subianto bisa memenangkan Pilpres 2019 dan menjadi Presiden untuk memperbaiki kondisi bangsa saat ini. Sebab, hingga saat ini masyarakat yang tinggal di perbatasan khususnya masyarakat eks Timor Timur itu mendapatkan perumahan yang tidak layak.

"Jika beliau jadi presiden maka kami berharap masyarakat eksodus dari Timor Timur itu lebih diperhatikan. Kami berharap jika beliau terpilih menjadi presiden kesejahteraan kita bisa lebih baik," tandasnya. [lov]






Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya