Otoritas imigrasi Amerika Serikat segera melakukan pemeriksaan medis baru pada hampir setiap anak di tahanan Patroli Perbatasan pekan ini. Langkah itu ditempuh setelah muncul dua kasus kematiian anak dalam perawatan agen dalam rentang waktu kurang dari tiga minggu.
Pihak berwenang tidak mengungkapkan hasil pemeriksaan kesehatan tersebut.
Diketahui bahwa seorang anak berusia 8 tahun yang diidentifikasi oleh otoritas Guatemala sebagai Felipe Gomez Alonzo meninggal pada malam Natal tepat sebelum tengah malam. Dia telah ditahan oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat dengan ayahnya sejak 18 Desember lalu.
Dikabarkan
AP News, bocah tersebut dikabarkan menderita batuk, mata berkaca-kaca, demam dan muntah. Dia pun sempat dirawat di rumah sakit dua kali pada awal pekan ini. Mulanya dia didiagnosis mengalami pilek. Namun penyebab pasti kematiannya masih belum diketahui.
Para pejabat di Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, yang merupakan agen induk Patroli Perbatasan, mengatakan bahwa hampir semua pemeriksaan yang dilakukan merupakan respon atas kematian bocah tersebut.
Meski begitu, tidak dijelaskan lebih lanjut soal berapa banyak anak yang saat ini berada di dalam tahanan Patroli Perbatasan.
[mel]