Berita

Politik

PILPRES 2019

Pernyataan Prabowo Indonesia Punah Sebuah Delusional

KAMIS, 27 DESEMBER 2018 | 18:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Pernyataan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia bubar atau punah kalau pihaknya tidak menang merupakan suatu pernyataan yang delusional.

Hal itu diungkapkan oleh pengamat politik dari Exposit Strategic Political, Arif Susanto dalam sebuah diskusi publik bertajuk "Refleksi Akhir Tahun: Indonesia Maju Atau Punah?" di Kopi Politik, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (27/12).

"Kalau ada siapapun yang sebut bahwa kalau kita kalah negara ini bisa punah, itu cenderung delusioal. Sesuatu yang tidak terlalu nyata dianggap nyata. Itu ada upaya menciptakan ketergantungan," ucap Arif.


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia delusi merupakan suatu keyakinan yang dipegang secara kuat namun tidak akurat, yang terus ada walaupun bukti menunjukkan hal tersebut tidak memiliki dasar dalam realitas.

"Politik delusional itu bukan hanya terjadi sekali. Pernyataan Amien Rais bahwa ada partai setan dan partai Tuhan, ini membuat konotasi yang diametrikal antara kelompok yang baik dengan yang tidak baik dengan istilah setan dan Tuhan," beber Arif.

Dia juga menyebut sikap delusional seorang Prabowo sama saja menegasikan eksistensi dari kemampuan orang lain.

"Faktanya Indonesia bukan milik satu orang. Ekspresi politik kecemasan itu dipindahkan ke audiens sehingga kecemasan personal diubah menjadi kecemasan kolektif," pungkasnya. [rus]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya