Berita

Putin dan Maduro/Net

Dunia

Perusahaan Rusia Dapat Lampu Hijau Untuk Tambang Emas Di Venezuela

KAMIS, 27 DESEMBER 2018 | 11:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Otoritas Venezuela telah menawarkan perusahaan-perusahaan Rusia untuk mengambil bagian dalam eksplorasi emas dan penambangan emas di negara itu.

Begitu kata Dutabesar Rusia untuk Venezuela Vladimir Zaemsky pada Rabu (26/12).

"Adapun partisipasi Rusia dalam penambangan emas atau proyek penambangan lainnya, Venezuela telah membuat berbagai proposal menarik yang saat ini sedang dipertimbangkan oleh operator Rusia yang tertarik," jelasnya seperti dimuat Russia Today.


Pejabat itu menambahkan bahwa Caracas sangat tertarik untuk bekerja sama dengan Rusia di sektor eksplorasi sumber daya padat yang dapat diekstrak di negara itu, termasuk emas, berlian dan coltan, yang digunakan untuk ekstraksi unsur-unsur seperti niobium dan tantalum.

Terlepas dari cadangan minyak yang dianggap yang terkaya di dunia, Venezuela juga merupakan negara yang sangat kaya akan sumber daya alam seperti berlian, emas, bijih besi, aluminium, bauksit, gas alam, dan minyak bumi.

Menurut sebuah laporan oleh Dewan Emas Dunia yang diterbitkan pada bulan Juni 2018 lalu, negara ini memiliki 150 metrik ton cadangan emas, yang menjadikannya cadangan emas terbesar ke-25 di dunia.

Namun, krisis ekonomi saat ini dan sanksi Amerika Serikat telah memaksa Venezuela untuk mengandalkan bantuan dari negara lain. Awal tahun ini, Washington melarang bisnis dan individu Amerika untuk berurusan dengan entitas dan orang-orang yang terlibat dalam penjualan emas dari negara tersebut.

Pada bulan Desember, Caracas dan Moskow menandatangani kesepakatan investasi 5 miliar dolar AS untuk meningkatkan produksi minyak Venezuela sebesar satu juta barel per hari. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya