Citra Satelit ALOS-2/RMOL
Citra Satelit ALOS-2/RMOL
"Kita mendapatkan citra satelit dari Jepang untuk menunjukkan bagaimana tubuh Anak Krakatau sebelum dan sesudah. Yang sebelum itu difoto 20 Agustus 2018, yang sesudah 24 Desember 2018. Dan memang betul sebagian lereng di barat daya runtuh. Inilah yang memicu terjadinya tsunami," jelas Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Jalan Pramuka Raya, Jakarta, Rabu (26/12).
Dia menyampaikan, data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, erupsi menyebabkan 64 hektare lereng gunung mengalami runtuh. Kemudian menyebabkan longsor bawah laut dan memicu gelombang tsunami yang kemudian menerjang pantai-pantai di Pesisir Selat Sunda.
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Jumat, 25 September 2026 | 14:51
Jumat, 25 September 2026 | 22:39
Senin, 21 September 2026 | 13:33
Minggu, 27 September 2026 | 11:44
Sabtu, 26 September 2026 | 02:36
Kamis, 24 September 2026 | 20:07
UPDATE
Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23
Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20
Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19
Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18
Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10
Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08
Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55
Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55
Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50
Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46