Berita

Foto/Dok

Politik

Komunitas Milenial Di Bandung Diajak Bersatu Dukung Jokowi

RABU, 26 DESEMBER 2018 | 15:02 WIB | LAPORAN:

Barisan milenial pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Komunitas Indonesia Cinta Jokowi (Kita Jokowi) menggelar pertemuan dengan kelompok mahasiswa dan komunitas. Kali ini, pertemuan digelar di Bandung, Jawa Barat.

Koordinator Nasional Kita Jokowi, Ichya Halimudin mengatakan pihaknya fokus menggarap suara generasi milenial di Jawa Barat, terutama kelompok mahasiswa, komunitas dan pemilih pemula.  

"Milenial ini isu nasional dan dunia sebagai potensi besar pembangunan bangsa saat ini. Khususnya Indonesia dalam rentang waktu 2020-2030 dalam kaitannya mendapatkan bonus demografi usia produktif generasi milenial," ujar Ichya, dalam keterangannya, Rabu (26/12).


Menurut Ichya, Jokowi telah membuka jalan bagi kaum milenial agar lebih produktif. Sehingga keberhasilan tersebut harus diteruskan.

"Ingin kriteria pemimpin seperti apa, ada di Pak Jokowi. Kesederhanaan, kesantunan, kerendahatian beliau orangnya tidak reaktif terhadap sebuah isu, selalu sabar dan sosok yang kuat. Menjadi inspirasitif anak-anak muda memberi teladan baik, membuat program-program yang meningkatkan industri kreatif dari kalangan anak muda," kata dia.

Dikatakan Ichya, pihaknya mengumpulkan mahasiswa dan beragam komunitas untuk membentuk One Class One Milenial di kampus.

"Jadi one class one milenial ini untuk menjelaskan tentang visi misi Pak Jokowi secara face to face kepada teman-teman mereka di kampus dengan cara anak muda seperti nongkrong sambil ngopi sehingga berita-berita bohong yang selama ini dihembuskan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dapat diluruskan bersama," ungkapnya.
   
Pertemuan tersebut dihadiri beragam komunitas seperti hijabers, youtuber dan sepeda. Selain talkshow, diberikan souvenir kepada mahasiswa dan komunitas yang hadir.

"Sebagai bentuk dukungan nyata Komunitas Bandung bersatu mendukung gerakan ini dan ke depan akan ada event besar yang mengumpulkan seuruh komunitas yang ada di Jawa Barat," pungkas Ichya. [lov]

 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya