Berita

Ilustrasi Tsunami/Net

Politik

DPR: Kita Malu, Alat Pendeteksi Bencana Saat Ini Tak Berfungsi

RABU, 26 DESEMBER 2018 | 10:25 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Kalangan legislator mengaku ironis bila alat deteksi gempa bumi, erupsi dan tsunami yang ada selama ini tak berfungsi.

Anggota Komisi V DPR, Anton Sihombing misalnya. Ia mengaku sedih jika alat pendeteksi dimiliki saat ini tak berfungsi. Sebab, Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan dilewati dengan gugusan gunung berapi yang masuk dalam cincin api dunia sudah pasti banyak terjadi erupsi dan gempa bumi bahkan tsunami.

“Kita malu, karena negara lain tahu bahwa kita negara yang rawan gempa dan berpotensi menimbulkan tsunami. Masa alat deteksi dini tidak berfungsi,” ungkap Anton kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/12).


Anton menilai hal-hal yang menyangkut pelayanan dan keselamatan umum harus optimal. Karena, sambung Anton, sesuai dengan amanat Pembukaan UUD 45 bahwa pemerintah harus mampu untuk melindungi segenap bangsa Indonesia. Bentuk perlindungan itu salah satunya memberikan peringatan dini kepada rakyat saat terjadi bencana.

“Ya ini menyangkut pelayanan umum jadi harus dioptimalkan lah. Nanti di Komisi V ini akan menjadi pembahasan khusus,” demikian Anton. [jto]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya