Berita

Anton Sihombing/Net

Politik

Komisi V Akan Dorong Anggaran BMKG Dilebihkan

RABU, 26 DESEMBER 2018 | 09:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Matereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluhkan kekurangan alat pendeteksi gempa dan tsunami.

Menanggapi hal tersebut, Komisi V DPR mengusulkan anggaran BMKG dinaikkan mengingat peran vitalnya dalam memberikan early warning system.

"Ya kita akan mendorong untuk biaya BMKG agar dilebihkan biar tidak terjadi lagi miss dalam peringatan dini kepada masyarakat saat bencana, terutama tsunami," kata anggota Komisi V DPR Anton Sihombing kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/12).


Legislator Partai Golkar itu mencermati bukan kali ini saja keluhan BMKG. Tapi sejak dua bencana sebelumnya, yakni gempa di Lombok dan tsunami Palu.
 
"Mulai dari kejadian gempa di Lombok dan Palu mereka mengatakan selalu kurang," ujar Anton.

Berkaitan tsunami Selat Sunda, dalam beberapa pernyataannya, BMKG mengeluhkan kemampuan radarnya tidak bisa mendeteksi tsunami yang dipicu aktivitas vulkanik, seperti erupsi Anak Krakatau.

Ia juga mengimbau kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Koordinator Maritim untuk turun tangan mengatasi keluhan BMKG tersebut.

"Saya kira harus ada diskresi langsung dari Presiden melalui Kemenko Maritim. Saya rasa mereka sudah ambil langkah tegas supaya tidak terjadi lagi kejadian seperti ini," pungkasnya.[wid]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya