Berita

Spanduk terima kasih Jokowi/Dok

Politik

Spanduk Terima Kasih Jokowi Atas Pengambilalihan Freeport Disebar Aktivis

SELASA, 25 DESEMBER 2018 | 17:51 WIB | LAPORAN:

Spanduk ucapan terima kasih Jokowi telah mengambil alih Freeport bertebaran di Jakarta dan sejumlah kota lain di Indonesia. Spanduk berukuran 4x1 meter tersebut terpasang di sejumlah jalan protokol sejak Senin (24/12) kemarin.

Spanduk itu bertuliskan "Terimakasih Pak Jokowi Telah Mengambil Alih Freeport Menjadi Milik Indonesia".

Sekjen PENA 98, Adian Napitupulu, membenarkan bahwa jaringan Persatuan Nasional Aktivis 98 yang memasang spanduk tersebut di 23 provinsi dari Jakarta, Jabar, Banten, Aceh dan lainnya.


"Iya, itu bentuk apresiasi kita atas perjuangan pemerintah mewujudkan keinginan rakyat Indonesia untuk bisa menguasai perusahaan tambang yang sudah puluhan tahun bebas mengeruk kekayaan alam di negeri ini tanpa kompensasi yang pantas" kata Adian, Selasa (25/12).

Sementara Presidium PENA 98 Provinsi Banten, Muhamad Sofyan menambahkan, keberhasilan pemerintah menguasai 51 persen saham Freeport merupakan bukti kinerja dan kiprah pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

"Aksi ini sebagai ucapan terima kasih kepada Pak Jokowi. Ini bentuk penghargaan kami kepada beliau telah berhasil mengambil alih Freeport menjadi milik bangsa Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, aksi ini tidak hanya dilakukan di Jakarta saja. Aksi serupa rencananya akan dilakukan di beberapa kota dan kabupaten di seluruh Indonesia oleh PENA 98.

Menurut Sofyan, Jokowi sudah diangkat menjadi anggota Kehormatan PENA 98 pada 25 September 2014 di Bali. Ia menambahkan bahwa Nasionalisasi Asset Tambang dan Migas merupakan program perjuangan PENA 98 yang pernah bersama didiskusikan bersama Jokowi.

"Aksi ini akan diikuti oleh kawan-kawan di daerah untuk memberi ucapan terima kasih dan jasa Pak Jokowi," ungkapnya.

Sofyan memastikan, banner ini tidak ada kaitannya dengan Pilpres, meskipun saat ini Joko Widodo sebagai petahana.

"Tidak ada kaitan dengan Pilpres, ini murni ucapan terima kasih PENA 98 yang mayoritas kaum milenial terhadap jasa dah integritas Jokowi atas bangsa ini," ujarnya.

Saat disinggung pernyataan kubu sebelah tentang Freeport milik bangsa Indonesia kenapa untuk memilki sahamnya harus beli? Sofyan menjawab kenapa dulu Soeharto yang merupakan mantan mertua Prabowo Subianto menjualnya ke asing.

"Kalau sekarang dipertanyakan kenapa harus beli, lalu kenapa dulu dijual kalau itu aset bangsa," tegas Sofyan.

Sofyan mengatakan, pengambilalihan saham Freeport menjadi milik Indonesia adalah prestasi yang sangat membanggakan dan itu tidak mudah dilakukan.

"Jangan dikira mengambil alih Freeport itu gampang seperti membalik telapak tangan kayak pemain sulap di televisi. Susah itu, terbukti pemerintahan sebelumnya tidak pernah tercapai. Baru Jokowi yang sukses dan berhasil melakukannya," tandas Iyan. [lov]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya