Berita

Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin/Net

TSUNAMI SELAT SUNDA

Telkom Salurkan Sembako Dan Makanan Siap Saji Untuk Korban Tsunami

SELASA, 25 DESEMBER 2018 | 14:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah menyerahkan bantuan untuk para korban tsunami Selat Sunda berupa paket sembako dan paket makanan siap saji beserta selimut dan alat-alat kebersihan.

Bersama BUMN lainnya, bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin melalui "Posko BUMN Peduli" di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten Senin (24/12).

"Pada kesempatan ini kami sampaikan bantuan untuk masyarakat, berupa 400 paket sembako yang masing-masing terdiri dari beras 4 kg, minyak goreng 2 liter, gula 2 kg, mie instan 5 buah, beserta air mineral, selimut, dan peralatan kebersihan," jelas Zulhelfi.


"Sebanyak 500 paket makanan siap saji menyusul segera tiba di lokasi pengungsian malam ini," tambahnya.

Penentuan lokasi penyaluran bantuan, telah dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Posko BUMN Peduli yang dikoordinasikan bersama PT Krakatau Steel.

Zulhelfi berharap bantuan dari Telkom senilai total Rp 170 juta tersebut dapat membantu meringankan beban korban bencana, terutama dalam masa tanggap darurat saat ini serta membantu pemulihan pasca bencana.

"Telkom juga tetap berkoordinasi dengan aparat setempat untuk memantau perkembangan kebutuhan selanjutnya di lapangan," ujarnya.

Sementara itu, Telkom kembali menegaskan bahwa layanan telekomunikasi di wilayah yang terdampak bencana saat ini, baik di Banten maupun di Lampung berjalan secara normal.

TelkomGroup sendiri menyiapkan "Posko TelkomGroup Siaga Natal & Tahun Baru" untuk menjamin tetap terselenggaranya layanan telekomunikasi secara normal dan prima. [rus/***]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya