Berita

Korban luka pasca penyerangan/Al Jazeera

Dunia

Gedung Pemerintah Diserang, Belasan PNS Meninggal Dunia

SELASA, 25 DESEMBER 2018 | 12:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejumlah pria bersenjata menyerang sebuah gedung pemerintah di ibukota Afghanistan, Kabul awal pekan ini.

Serangan berujung baku tembak dengan pihak keamanan Afghanistan menyebabkan sedikitnya 28 orang meninggal dunia dan 20 lainnya luka-luka. Mayoritas dari korban tewas itu adalah pegawai negeri yang bekerja di pemerintahan.

Aksi itu memicu terjadinya perselisihan tujuh jam dengan pasukan keamanan yang berakhir pada Senin malam (24/12).


Selain PNS, korban meninggal dunia lainnya termasuk seorang polisi dan tiga penyerang yang ditembak mati oleh pasukan keamanan Afghanistan.

Jurubicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish mengatakan, serangan itu dimulai pada Senin sore hari ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di sebuah mobil di luar kementerian pekerjaan umum.

Orang-orang bersenjata kemudian menyerbu gedung Otoritas Nasional untuk Penyandang Cacat dan Keluarga Para Martir, menyandera warga sipil serta mereka bertempur dengan senjata melawan tentara Afghanistan yang datang.

Pasukan keamanan Afghanistan segera menyerbu lokasi untuk melawan serangan itu. Mereka memburu dari lantai ke lantai gedung dalam operasi untuk menyelamatkan lebih dari 350 orang di dalam gedung.

Seorang pejabat yang bekerja di gedung pemerintah lain yang dekat dengan lokasi kejadian mengatakan kepada Al Jazeera bahwa karyawan mengunci diri di kantor mereka setelah mendengar ledakan dan tembakan.

Tidak ada kelompok yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya