Berita

Evakuasi korban pembunuhan di Maroko/Al Jazeera

Dunia

Pembunuh Dua Wisatawan Di Maroko Tidak Berkoordinasi Dengan ISIS

SELASA, 25 DESEMBER 2018 | 07:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pihak berwenang di Maroko percaya, empat tersangka yang terlibat dalam pembunuhan dua wisatawan wanita Skandinavia di Pegunungan Atlas pekan lalu bertindak atas inisiatif mereka sendiri, meski mereka dikabarkan telah berjanji setia dengan kelompok militan ISIS.

Jurubicara keamanan Maroko dan badan intelijen domestik, Boubker Sabik mengatakan, para pelaku juga memiliki rencana untuk menangkap sembilan orang lagi di berbagai kota di Maroko.

"Kejahatan itu tidak dikoordinasikan dengan ISIS," katanya, seperti dimuat Al Jazeera (Senin, 24/12).


"Serigala penyendiri tidak perlu izin dari pemimpin mereka," tambahnya, tanpa menjelaskan bagaimana pihak berwenang sampai pada kesimpulan tersebut.

Kedua turis wanita yang menjadi korban pembunuhan itu adalah Louisa Vesterager Jespersen berusia 24 tahun asal Denmark dan Maren Ueland berusia 28 tahun dari Norwegia.

Keduanya ditemukan tidak benyawa awal pekan lalu dengan luka pisau di leher dekat desa Imlil, dalam rute ke Toubkal, yan merupakan puncak tertinggi di Afrika dan tujuan hiking dan trekking populer.

Sabik mengatakan bahwa keempat tersangka, yang berusia antara 25 dan 33 tahun, telah menuju ke daerah Imlil dan bermaksud melakukan kejahatan tetapi tanpa memilih target mereka terlebih dahulu.

Mereka telah berjanji setia kepada ISIS dalam sebuah video yang dibuat di pekan sebelumnya sebelum kedua jasad wisatawan itu ditemukan. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya