Berita

Foto/Repro

Nusantara

Tahap Darurat Pasca Tsunami Butuh Penanganan Profesional

MINGGU, 23 DESEMBER 2018 | 18:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jakarta Propertindo (Jakpro) ikut berduka cita atas musibah bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi Sabtu (22/12). Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

"Kami turut berduka cita. Para korban tidak sendirian, kami dan kita semua ada di sisi yang sama dalam kesedihan," ujar Dwi setelah penyelenggaraan Peletakan Batu Pertama Jalur Jalasena, jalan sehat dan sepeda santai, di Pantai Maju, Jakarta Utara, seperti keterangan yang diterima redaksi (Minggu, 23/12).

Dwi berharap, masyarakat Banten dan Lampung tegar menghadapi musibah ini. Demikian pula bagi para keluarga korban dari berbagai daerah yang terdampak tsunami saat berkegiatan dan berwisata di garis pantai Selat Sunda.


Dwi menyampaikan dukungan doa atas nama segenap keluarga besar Jakpro Group.

Berdasarkan data yang terus berkembang dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), fase emergency memerlukan bantuan para profesional kebencanaan untuk menangani korban wafat, luka-luka maupun korban selamat lainnya.

Jakpro memastikan ambil bagian pada peran yang sesuai dengan kemampuan.

"Tahap darurat ini, kami siap menginisiasi solidaritas sebagai bentuk empati. Kami punya rekan-rekan sesama BUMD di DKI Jakarta, punya banyak kawan mitra kerja, dan korporasi kami di Jakpro Group bisa bersama-sama menggalang dukungan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah," ungkap Dwi. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya