Berita

Foto: Humas BNPB

Nusantara

TSUNAMI SELAT SUNDA

BMKG: Tidak Ada Sejarahnya Tsunami Susulan, Namun Tetap Waspada

MINGGU, 23 DESEMBER 2018 | 12:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak akan terjadi tsunami susulan di perairan Selat Sunda.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, tidak ada sejarahnya tsunami susulan.

"Kalau gempa bumi susulan ada.Tapi kalau tsunami susulan tidak ada," ujar Rahmat saat konferensi pers di gedung BMKG, Jakarta, Minggu (23/12).


Kendati begitu, ia tidak menampik mengingat tsunami ini diakibatkan aktivitas vulkanik bisa saja terjadi susulan, namun kemungkinannya sangat kecil.

"Kalau pun ada tsunami susulan harus dipicu oleh gempa yang sangat kuat juga. Biasanya kalau gempa bumi kan gempa besar kekuatannya relatif, kalau menurun berarti dalam tanda kutip kecil juga gempanya. Kalau kemungkinan terjadi tsunami susulan kecil," jelasnya.

Pihaknya menanti perkembangan status aktivitas gunung Anak Krakatau dari Badan Geologi.

"Kita tunggu update status aktivitas Gunung Anak Krakatau apakah ada peningkatan. Kalau memang ada peningkatan tentunya kita waspadai kalau memungkinkan terjadi tsunami lagi. Karena ini berbeda letusan kan bisa aja yang awal kecil, yang berikutnya besar. Nanti ini kita tunggu update info dari rekan-rekan badan geologi," tutupnya. [wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya