Berita

Foto: Net

Jaya Suprana

Mada'In Saleh

MINGGU, 23 DESEMBER 2018 | 06:54 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MADA'IN Saleh merupakan situs kebudayaan pertama Arab Saudi yang pada tahun 2008 diakui UNESCO sebagai warisan kebudayaan dunia.

Pangeran Muhamad bin Salman sebagai putera mahkota kerajaan Arab Saudi melancarkan program pembangunan bukan hanya di bidang ekonomi namun juga kebudayaan.

Pangeran Badr bin Abdullah ditugaskan sebagai Menteri Kebudayaan kerajaan Arab Saudi  melipatgandakan anggaran kebudayaan dengan target menambah jumlah situs warisan kebudayaan UNESCO di Arab Saudi dari kini lima menjadi nanti pada tahun 2030 minimal sepuluh di samping mendirikan museum Islam terbesar di dunia.


Nabatea

Mada’in Saleh terletak di dekat kota Al Ula sekitar seribu kilometer dari Riyadh di kawasan bukit di tengah padang pasir provinsi Madinah di wilayah Hijaz.

Situs monumental ini didominasi kebudayaan Nabatea dari abad ke-1 Masehi.

Mada'in Saleh merupakan kota Nabatea secara geografis terletak paling selatan serta kota terbesar kedua setelah ibukota kerajaan Nabatea, Petra. Sisa-sisa peradaban Lihyani serta Romawi juga dapat ditemukan di situs ini. Di dalam Al-Qur'an terkisah penghunian wilayah Mada'in Saleh oleh kaum Tsamud pada masa Nabi Saleh.   

Di Mada’in Saleh ditemukan sekitar 131 monumen makam batu dengan relief yang detail dari zaman Nabatea.  Mada'in Saleh memiliki berbagai nama dari berbagai masyarakat dan kebudayaan yang pernah menghuni kawasannya.

Sejarawan Yunani, Strabo serta beberapa penulis lainnya menyebutnya sebagai Hegra. Nama Mada'in Saleh berkaitan dengan nama Nabi Saleh. Nama Al-Hijr "Negeri Batu" terkait topografi wilayah Hijaz di mana Mada'in Saleh berada.

Arsitektur Pahatan Batu

Raja Al-Harits IV (9 SM�"40 M) menjadikan Mada'in Saleh sebagai kota terpenting kedua setelah Petra.

Daerah kekuasaan Kerajaan Nabatea yang berada di perlintasan jalur perdagangan di Semenanjung Arab memegang peran utama dalam perdagangan komoditas dupa, mur dan rempah-rempah. Mada'in Saleh berkembang menjadi sebuah kota politik dan perdagangan  dengan akses pelabuhan Agra Kome ke Laut Merah.

Kondisi geologis Mada'in Saleh menyediakan tempat yang ideal bagi gaya arsitektur pahatan batu Nabatea seperti di Petra. Aksara Nabatea ditemukan tertulis pada dinding-dinding bangunan.

Masyarakat Nabatea juga membangun sistem pertanian oasis serta sumur dan penampung hujan. Karakteristik permukiman yang serupa ditemukan pula di permukiman-permukiman Nabatea lainnya.

Kini Al Ula sebagai kota terdekat dengan Mada’in Saleh intensif  dibangun kerajaan Arab Saudi untuk menjadi kawasan Pusat Kebudayaan sekaligus destinasi utama industri pariwisata yang menggetar sukma para pencinta kebudayaan dunia. [***]


Penulis adalah Pembelajar Kebudayaan Dunia


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya