Berita

Suriah/Net

Dunia

Iran: Kehadiran Pasukan AS Di Suriah Salah Sejak Awal

SABTU, 22 DESEMBER 2018 | 23:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kehadiran militer Amerika Serikat di Suriah telah merusak kawasan itu.

Begitu keterangan yang dirilis Kementerian Luar Negeri Iran dalam komentar pertama pemerintah mengenai rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menarik pasukan Amerika Serikat dari negara tersebut.

"Kehadiran pasukan Amerika sejak awal, pada prinsipnya, adalah langkah yang salah dan tidak logis dan penyebab utama ketidakstabilan dan ketidakamanan di kawasan itu," kata jurubicara Kementerian Luar Ngeri Iran Bahram Ghasemi (Sabtu, 22/12), seperti dimuat Al Jazeera.


Iran sendiri merupakan salah satu pendukung utama pemerintah Suriah.

Garda Revolusi Iran memiliki kontingen komandan dan penasihat yang dikerahkan di Suriah untuk mendukung Presiden Bashar al-Assad, dan telah mengangkut senjata dan ribuan pejuang ke garis depan dari berbagai negara. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya