Berita

Ivan Duque (tengah)/BBC

Dunia

Pemimpin Top Gerilyawan Kolombia Berhasil Dibunuh Di Perbatasan Ekuador

SABTU, 22 DESEMBER 2018 | 18:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pemimpin gerilyawan ternama Kolombia berhasil ditemukan dan dibunuh oleh otoritas keamanan negara tersebut jelang akhir pekan ini.  

Dia adalah Walter Arizala, yang lebih dikenal dengan nama samarannya Guacho. Dia dicari atas pembunuhan dua jurnalis Ekuador dan sopir mereka awal tahun ini.

Pada hari Jumat (21/12), Presiden Kolombia Ivan Duque mengatakan bahwa Guacho telah meninggal dalam operasi di dekat perbatasan Ekuador.


Dalam sebuah pernyataan, Duque menggambarkannya sebagai salah satu penjahat paling menghebohkan yang diketahui Kolombia.

"Pesannya jelas, kami tidak akan mengambil langkah mundur dalam membela legalitas, kehidupan, kehormatan, dan properti Kolombia," kata Duque seperti dimuat BBC.

Selain pembunuhan, Guacho juga dicurigai melakukan perdagangan narkoba dan pemerasan.

Guacho yang berusia 29 tahun itu adalah mantan anggota kelompok pemberontak Farc Kolombia. Dia adalah satu dari ribuan bekas anggota Farc yang menolak perintah untuk meletakkan senjata setelah kelompok gerilya menandatangani perjanjian damai dengan pemerintah Kolombia pada tahun 2016.

Guacho memisahkan diri dari Farc dan mendirikan Front Oliver Sinisterra, atau gerombolan pembangkang yang diperkirakan memiliki sekitar 70 hingga 80 kombatan yang beroperasi di sekitar wilayah perbatasan Kolombia-Ekuador.

Kelompok itu mendapat perhatian internasional awal tahun ini setelah menculik dua jurnalis Ekuador, yakni reporter berusia 32 tahun Javier Ortega dan fotografer berusia 45 tahun bernama Paul Rivas, bersama dengan pengemudi mereka yang berusia 60 tahun Efrain Segarra.

Dua minggu setelah menculik ketiganya, kelompok itu mengumumkan bahwa ketiganya telah meninggal  ketika tentara mendekati tempat mereka ditahan.

Pembunuhan itu menyebabkan kemarahan dan kesedihan di Ekuador

Tak lama setelah tubuh mereka ditemukan, kelompok itu juga disalahkan atas pembunuhan pasangan Ekuador. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya