Berita

Gerakan rompi kuning di Taiwan/CNN

Dunia

Ratusan Pekerja Gelar Aksi "Rompi Kuning" Ala Taiwan

JUMAT, 21 DESEMBER 2018 | 23:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Terinspirasi dari gerakan protes rompi kuning di Perancis, ratusan warga Taiwan turun ke jalan dengan mengenakan rompi kuning untuk memprotes penanganan pajak yang diberlakukan oleh pemerintah Taiwan pada hari ini (Jumat, 21/12).

Aksi tersebut, rencananya akan dilanjutkan besok (Sabtu, 22/12).

Pendukung Liga Reformasi Pajak dan Hukum Taiwan yang sama-sama mengenakan rompi kuning khas pekerja, turun ke jalanan ibukota Taipei dan bergerak di depan Kantor Kepresidenan Taiwan.


Seorang juru bicara liga mengatakan kepada CNN bahwa aksi itu dilakukan dengan tujuan untuk menekan pemerintah Taiwan agar membuat sistem pajak lebih transparan. Kelompok ini juga memprotes Kementerian Keuangan Taiwan karena dianggap mengeluarkan kebijakan yang tidak adil dalam memungut pajak dan menunda pelaksanaan pengaturan pembebasan pajak.

Liga itu sendiri sebenarnya telah didirikan sejak tahun 2016 lalu dan telah melakukan serangkaian aksi unjuk rasa untuk menekan pemerintah. Namun baru kali ini aksi yang mereka lakukan mengenakan rompi kuning.

"Kami tersentuh oleh gerakan Perancis, dan memutuskan untuk pergi ke jalan dengan rompi kuning," kata juru bicara tersebut.

"Kami berharap bahwa (Presiden Taiwan) Tsai Ing-wen akan mendengarkan keluhan orang-orang dan memberikan konsesi seperti yang dilakukan Emmanuel Macron," sambungnya. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya