Berita

Gatwick/Reuters

Dunia

Penembak Jitu Dan Teknologi Militer Belum Berhasil Pecahkan Misteri Drone Di Bandara Gatwick

JUMAT, 21 DESEMBER 2018 | 20:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Insiden drone terbang dekat lapangan terbang bandara Gatwick London Rabu malam (19/12) kemarin masih belum terselesaikan.

Pasalnya, otoritas terkait masih belum bisa menemukan drone atau pihak yang menerbangkan drone serta menyebabkan insiden yang menyebabkan penutupan bandara selama 36 jam dan menyebabkan ratusan jadwal penerbangan terganggu serta ratusan ribu penumpang terlantar di bandara itu.

Sekretaris Transportasi Inggris Chris Grayling mengatakan bahwa Inggris mengerahkan teknologi militer tidak dikenal untuk menjaga bandara dari ancaman drone.


"Saya pikir penumpang aman," kata Grayling.

"Insiden semacam ini belum pernah terjadi sebelumnya di mana pun di dunia," tambahnya.

Bukan hanya itu, para penembak jitu tentara dan polisi dipanggil untuk memburu pesawat-pesawat tak berawak itu, yang diduga merupakan pesawat gaya industri, yang terbang di dekat bandara setiap kali mereka mencoba untuk membuka kembali bandara.

Pihak kepolisian menyebut bahwa pelaku belum ditahan dan tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas insiden itu.

Motivasi operator drone sejauh ini masih belum jelas. Namun belum ada dugaan bahwa ini adalah bagian dari aksi terorisme.

"Tidak ada bukti bahwa itu terkait dengan teror dalam pengertian konvensional," kata Grayling.

"Tapi ini jelas semacam aktivitas mengganggu yang belum pernah kami lihat sebelumnya," tambahnya seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya