Berita

Muslim Uighur/Net

Dunia

Bantu Muslim Uighur, Pemerintah Harus Utamakan Kemanusiaan Daripada Investasi

JUMAT, 21 DESEMBER 2018 | 19:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kekerasan dan intimidasi yang menimpa masyarakat etnis muslim Uighur di Xinjiang, Tiongkok mendapat kecaman dunia internasional.

Terlebih, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah meminta pemerintah Tiongkok menutup kamp pendidikan ulang karena dinilai melanggar hak asasi manusia terhadap muslim Uighur.

Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsyi mendesak pemerintah Indonesia turut berperan aktif dalam politik internasional.


"Pemerintah Indonesia harus berperan aktif dalam membantu etnis Uighur keluar dari problem pelanggaran HAM yang mereka terima," kata kepada wartawan di Jakarta, Jumat (21/12).

Menurut Aboe Bakar, ketergantungan pemerintah Indonesia terhadap Tiongkok dalam hal investasi jangan dijadikan dalih untuk tidak bersikap. Seolah mengamini krisis yang menimpa muslim Uighur.

"Jika pemerintah menyatakan tidak bisa berbuat apa-apa lantaran banyaknya investasi China di Indonesia ini menunjukkan bahwa kita tidak merdeka lagi. Alasan mempertahankan investasi, bisa dikatakan kita dalam kendali negara lain," jelasnya.

Karenanya, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mendesak pemerintah untuk bersikap terhadap kejahatan yang dialami muslim Uighur.

"Presiden dan Kemenlu harus berperan aktif memainkan diplomasi internasional untuk membantu etnis Uighur terbebas dari pelanggaran HAM," tegas Aboe Bakar. [wah]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya