Berita

Mattis/Net

Dunia

Tidak Lagi Sepaham Dengan Trump, Alasan Menhan AS Mundur

JUMAT, 21 DESEMBER 2018 | 12:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis mengundurkan diri pada hari Kamis (20/12). Dia akan secara efektif turun dari jabatannya pada 28 Februari 2019.

Pengunduran dirinya itu dilakukan atas ketidaksepakatan dalam kebijakan terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang pekan ini mengumumkan untuk menarik pasukan dari Suriah.

Dalam surat pengunduran dirinya, Mattis mengatakan bahwa dia memiliki keyakinan bahwa kekuatan bangsa tidak bisa dilepaskan dari kekuatan sistem aliansi dan kemitraan yang komprehensif.


"Sementara Amerika Serikat tetap menjadi bangsa yang sangat penting di dunia bebas, kami tidak dapat melindungi kepentingan kami atau menjalankan peran itu secara efektif tanpa mempertahankan aliansi yang kuat dan menunjukkan rasa hormat kepada sekutu tersebut," kata Mattis dalam surat pengunduran dirinya, seperti dimuat Reuters.

"Seperti Anda, saya telah mengatakan dari awal bahwa angkatan bersenjata Amerika Serikat tidak seharusnya menjadi polisi dunia. Sebaliknya, kita harus menggunakan semua alat kekuasaan Amerika untuk menyediakan pertahanan bersama, termasuk memberikan kepemimpinan yang efektif kepada aliansi kita. 29 negara demokrasi NATO menunjukkan kekuatan itu dalam komitmen mereka untuk berjuang bersama kami menyusul serangan 9/11 atas Amerika. Koalisi Melawan-ISIS dari 74 negara adalah bukti lebih lanjut," jelasnya.

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa Amerika Serikat harus tegas dan tidak ambigu dalam pendekatan terhadap negara-negara yang kepentingan strategisnya semakin tegang.

"Sudah jelas bahwa China dan Rusia, misalnya, ingin membentuk dunia yang konsisten dengan model otoriter mereka, mendapatkan hak veto atas keputusan ekonomi, diplomatik, dan keamanan negara-negara lain, untuk mempromosikan kepentingan mereka sendiri dengan mengorbankan tetangga mereka, Amerika dan sekutu kita," sambungnya.

Merasa tidak lagi sejalan dalam pandangan tersebut dengan Trump, Mattis memilih untuk mundur.

"Karena Anda memiliki hak untuk memiliki Sekretaris Pertahanan yang pandangannya lebih selaras dengan Anda pada hal-hal ini dan lainnya, saya percaya itu tepat bagi saya untuk mundur dari posisi saya," tutupnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya