Berita

Fuad Bawazier/RMOL

Politik

Fuad Bawazier: Negara Punah Ala Prabowo Hanya Peringatan

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 21:22 WIB | LAPORAN:

Pernyataan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto negara akan punah jika dirinya kalah di Pilpres tahun 2019 hanya merupakan sebuah peringatan.

Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fuad Bawazier menegaskan pernyataan Prabowo tersebut justru bagus karena tak seperti pemeritah yang seakan meninabobokan rakyat, padahal ekonomi bangsa ini berada dalam jalur yang salah.

"Pernyataan Pak Prabowo itu lebih sebagai suatu peringatan untuk membangunkan kita semua dari nina bobo, dari terbuai selama ini. Selama ini kita tidak dalam trek yang pas, tidak dalam trek yang benar," katanya dalam diskusi bertajuk "Nestapa Ekonomi Indonesia 2018" di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/12).


Meski berada di jalur yang menyimpang dari UUD 45, lanjut ekonom senior ini, para penikmat rente perekonomian Indonesia, baik yang dari luar dalam negeri ataupun asing selalu menjaga itu. Sebab situasi semacam ini justru dinikmati oleh para pemburu rente itu karena mereka memperoleh keuntungan yang sangat besar. Buktinya, saat ini, hanya satu persen warga negara yang menguasai 50 persen kekayaan Indonesia.

"Hanya segelintir orang menguasai pendapatan sampai sekian puluh persen pendapatan Indonesia kan nggak masuk akal," ujarnya.

Parahnya lagi, Lanjut Fuad, ketidakberesan semacam ini justru sudah terjadi berpuluh-puluh tahun lamanya. Buntutnya, pemerintah pun hanya bisa tergantung dengan utang luar negeri untuk membangun bangsa ini.

"Perdagangan kita juga semakin buruk, utang kita makin banyak. Hal-hal semuanya yang tidak untung," pungkasnya. [lov]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya