Berita

Fuad Bawazier/RMOL

Politik

Statement Jokowi Soal Petai Dan Jengkol Spontanitas Yang Nggak Masuk Akal

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 19:53 WIB | LAPORAN:

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyarankan petani kelapa sawit beralih menanam petai dan jengkol dinilai sebagai usulan yang tidak masuk akal.

Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fuad Bawazier menduga usulan tersebut hanya spontanitas tanpa ada kalkulasi yang mendalam.

Menurut Fuad, jengkol dan petai sama sekali tidak bisa menggantikan kelapa sawit yang notabene merupakan salah satu bahan baku kebutuhan rumah tangga yang terbesar di dunia, minyak goreng.


"Kalau jengkol emang bisa diekspor ke Eropa, China, ke Amerika dan sebagainya? Itu kan pasarnya dalam negeri, dalam negeri saja banyak orang yang nggak makan jengkol, nggak mau makan petai, ditanam di satu perkebunan di Sukabumi saja sudah cukup," katanya dalam diskusi bertajuk "Nestapa Ekonomi Indonesia 2018" di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/12).

Fuad menekankan, tidak mungkin luas lahan tani untuk kelapa sawit bisa digantikan dengan luas lahan tani petai dan jengkol yang penikmatnya hanya segelintir orang di dunia.

"Lahan sawit saja berapa di Indonesia? 10 juta hektare. Kalau 10 juta hektare ditanami petai dan jengkol sampai di akhirat juga nggak ada konsumennya tuh nanti nggak cukup. Jadi itu kan statement spontanitas yang menurut saya nggak masuk akal, bukan solusi, lebih banyak politis," pungkasnya. [lov]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya