Berita

Nusantara

Ibu-Ibu Indonesia Harus Senantiasa Rawat Kebudayaan Bangsa

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 18:07 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar pagelaran ketoprak dengan lakon "Sri Huning Mustika Nusantara" di Gedung Auditorium TVRI, Jakarta Pusat. Pagelaran dalam rangka memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember 2018.

Seni pentas drama tradisional asal Surakarta, Jawa Tengah ini disutradarai oleh suami dari Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Agus Marsudi. Naskah ditulis oleh Axl Antora Abimanyu, dan penata musik Handoko Himawan.

Drama dilakoni oleh ibu-ibu yang tergabung dalam Fabulous Fun Fearless Females (F4). Salah satunya, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemkominfo Niken Widiastuti.


Niken berharap ibu-ibu di Indonesia bisa membangkitkan motivasi mengenai pentingnya memelihara nilai-nilai nasional, kebanggaan nasional dan etos membela negara. Pada era saat ini dengan hadirnya hoax membuat nilai-nilai nasional tidak terjaga.

"Maka, menjaga nilai nasional itu menjadi penting dilakukan oleh ibu-ibu," kata Niken di sela-sela pagelaran pada Selasa malam (18/12).

Sementara itu, koordinator acara, Rini Nur Adiati mengatakan ketoprak merupakan seni pertunjukan rakyat yang dapat digunakan sebagai media komunikasi. Ketoprak dinilai efektif sebagai alat menyampaikan informasi dari masyarakat kepada pemerintah. Kemudian, dari pemerintah kepada masyarakat tanpa harus kehilangan fungsinya sebagai media hiburan.

Melalui pertunjukkan itu, kata dia, F4 ingin menyampaikan isu-isu kekinian yang menyangkut kaum perempuan Indonesia.

"Pendekatan budaya akan lebih mudah dipahami dan diterima masyarakat. Pementasan ini juga merupakan upaya ikut melestarikan seni pertunjukkan tradisional yang kini mulai ditinggalkan seiring kemajuan era digital," ungkapnya.

F4 merupakan komunitas yang beranggotakan kaum perempuan. Mereka umumnya bertugas di kementerian atau lembaga, BUMN atau BUMD, pegawai swasta, dosen, jurnalis, serta pegiat masyarakat sipil.

Pertunjukan ketoperak ini kerjasama antara Media Group, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Wika, Bank BTN, Pelni, Angkasa Pura Airports, Perhutani, BNI, Pegadaian, Bank BRI, Mandiri dan Pertamina. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya