Berita

Politik

Diakui Sekitar 30 Persen Kader Golkar Masih Dukung Prabowo

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 16:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Pada Pilpres 2014 lalu, Partai Golkar bukan menjadi partai pendukung Joko Widodo, karenanya menjadi sebuah pekerjaan rumah (PT) bagi Golkar untuk memenangkan Jokowi pada Pilpres 2019.

Hal ini pun dirasa sudah terlaksana. Salah satunya, upaya untuk menaikkan elektoral petahana sudah dilakukan oleh kader partai.

Demikian diungkapkan Ketua DPP Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (19/12).


"Partai Golkar memang itu kan sebagai implikasi dari dukungan tahun 2014 lalu kita tidak ke Pak Jokowi ya secara resmi. Tapi kan sekarang sudah memberikan dukungan kepada Pak Jokowi-Ma'ruf," kata dia.

"Saya kira apa yang dilakukan oleh kita sudah menghasilkan elektabilitas yang signifikan ya. Menurut hasil survei, awalnya pemilih Golkar yang mendukung Pak Jokowi di 2014 hanya 18 persen, sekarang sudah hampir 70-an persen di 2019," sambung Ace.

Anggota DPR itu menambahkan, Golkar juga merupakan partai pertama yang menyatakan dukungan kepada Jokowi di Pilpres 2019.

"Saya kira Golkar adalah partai yang paling awal mendukung Pak Jokowi dalam Pilpres 2019 ini," tegasnya.

Menurut Ace, pihaknya sudah memerintahkan seluruh kadernya melakukan upaya maksimal untuk mengangkat elektabilitas Jokowi-Ma'ruf

"Kami sudah sangat berusaha menaikan elektabilitas Pak jokowi dengan cara secara terus-menerus menyampaikan kepada seluruh masyarakat dan kader agar mendukung ke Pak Jokowi," tutupnya. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya