Berita

Partai Demokrat/Net

Politik

Demokrat Minta Bawaslu Jangan Pertontonkan Ketidakadilan

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 16:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Konfrenas Partai Gerindra dan mengacungkan salam dua jari menuai banyak reaksi, termasuk dari Bawaslu dan Kementerian Dalam Negeri.

Menanggapi hal itu, Partai Demokrat menilai bahwa Bawaslu yang mempersoalkan sikap Anies Baswedan telah mempertontonkan ketidakadilan kepada publik.

"Saya pikir jika Bawaslu memproses ini dan menyatakannya sebagai pelanggaran maka secara vulgar ketidakadilan telah dipertontonkan dalam demokrasi ini," ujar Ketua DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu, (19/12).


Dia mengaku heran dengan sikap Bawaslu. Padahal, sejumlah kepala daerah di Provinsi Riau terang-terangan memberikan dukungan kepada calon petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ada puluhan kepala daerah yang bukan sekadar mengacungkan satu jari, bahkan mendeklarasikan dukungan secara resmi kepada Jokowi. Mengapa ini tidak diusut oleh Bawaslu," kata Ferdinand.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi itu meminta Bawaslu bersikap adil dalam mengawal proses pemilu. Jika tidak, akan membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap Bawaslu.

"Sudahlah jangan kita pertontonkan ketidakadilan dalam demokrasi ini. Nanti rakyat marah dan Bawaslu tidak layak lagi dipercaya untuk mengawasi berlangsungnya pemilu ini," imbuh Ferdinand. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya