Berita

Trump dan Putin/Net

Dunia

AS Keluar Dari Perjanjian Senjata, Rusia Tidak Segan Merespon

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 14:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat mengkonfirmasi keputusannya untuk menmarik diri dari perjanjian senjata INF.

"Washington mengumumkan secara terbuka rencananya untuk menarik diri dari perjanjian itu (INF) sudah pada bulan Oktober. Melalui saluran bilateral tingkat tinggi, telah dipastikan kepada kami bahwa keputusan ini adalah final dan bukan upaya untuk memulai dialog," kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov seperti dimuat Russia Today (Selasa, 18/12).

Dia memastikan bahwa Rusia tidak segan untuk mengambil tindakan jika rudal Amerika Serikat mengancam keamanannya yang ditempatkan di Eropa.


Untuk diketahui, perjanjian INF yang ditandatangani pada akhir 1988 adalah salah satu tonggak penting dalam mengakhiri perlombaan senjata antara Amerika Serikat dan Uni Soviet pada saat itu.

Dalam beberapa tahun terakhir, Moskow dan Washington berulang kali menuduh satu sama lain telah melanggar kesepakatan INF.

Amerika Serikat menuduh Rusia telah mengembangkan rudal yang dilarang oleh perjanjian itu. Sedangkan Rusia bersikeras bahwa sistem anti-rudal Amerika yang dikerahkan di Eropa Timur sebenarnya dapat digunakan untuk meluncurkan rudal jelajah jarak menengah, yang jelas melanggar perjanjian. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya