Berita

PM Inggris, Theresa May/Net

Dunia

Inggris Bersiap Keluar Uni Eropa Tanpa Kesepakatan

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 14:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Inggris saat ini tengah meningkatkan persiapan diri untuk kemungkinan hengkang dari Uni Eropa tanpa kesepakatan.

Hal ini dilakukan di tengah kritik yang meluas terhadap kesepakatan Brexit Perdana Menteri Inggris, Theresa May.

Dalam sebuah rapat kabinet pada hari Selasa (18/12), para menteri di kabinet pemerintahan Inggris menyetujui dana senilai 2 miliar poundsterling untuk departemen pemerintah untuk membantu mereka mempersiapkan diri bagi Inggris meninggalkan blok 28 anggota tersebut tanpa kesepakatan resmi mengenai syarat-syarat penarikannya.


Selain itu, mereka juga setuju bahwa semua departemen juga harus bergerak untuk sepenuhnya menerapkan rencana darurat tanpa kesepakatan darurat.

Langkah lanjutan yang diambil oleh pemerintah Inggris adalah mengirim ribuan surat ke pelaku bisnis di Inggris untuk menasihati mereka bagaimana mempersiapkan skenario seperti itu.

"Kabinet setuju bahwa dengan lebih dari tiga bulan sampai kami keluar dari Uni Eropa, kami sekarang telah mencapai titik di mana kami perlu meningkatkan persiapan (tanpa kesepakatan) ini. Ini berarti kami sekarang akan menggerakkan elemen yang tersisa dari kami rencana tidak ada kesepakatan," kata juru bicara untuk May, seperti dimuat Al Jazeera.

Inggris diketahui dijadwalkan untuk meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret tahun depan. Langkah ini diambil setelah hampir tiga tahun pasca referendum Brexit, Juni 2016 lalu. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya