Berita

Bobby Adhityo Rizaldi/RMOL

Politik

Terkait Muslim Uighur, Pemerintah Hanya Bisa Mengimbau China Bukan Intervensi

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 11:03 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Terkait adanya dugaan pelanggaran HAM terhadap umat muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, China, pemerintah Indonesia hanya bisa memberikan himbauan kepada pemerintah China bukan intervensi.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi I DPR Fraksi Golkar Bobby Adhityo Rizaldi melalui pesan elektroniknya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/12).

"Perihal yang dilakukan China saat ini, adalah urusan domestik yang RI tidak bisa intervensi. Yang Pemerintah bisa lakukan adalah menghimbau, juga dalam forum internasional, agar dunia bisa bersama dalam satu sikap," ungkap Bobby.


Pandangan Fraksi Golkar di DPR setuju dengan sikap Wapres Jusuf Kalla yang menolak keras penindasan muslim Uighur di China.

"Apapun yang bentuk potensi pelanggaran HAM di seluruh dunia, sudah tentu Indonesia tidak akan setuju," terang dia.

Pasalnya Indonesia memiliki amanat Pembukaan UUD 1945 yang menekankan kemerdekaan bagi setiap bangsa termasuk dalam urusan beribadah kepada Tuhan YME. Maka dari peran Indonesia hanya bisa membawa masalah ini ke pembahasan internasional, sebagaimana yang pernah dilakukan dalam masalah etnis Rohingya dan Palestina.

"Melalui forum internasional Indonesia bisa mengimbau ketidaksetujuan terhadap segala bentuk pelanggaran HAM di dunia," pungkasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya