Berita

Masjdi Agung Al Nuri dalam kondisi rusak sebelum dipugar/Net

Jaya Suprana

Pemugaran Masjid Agung Al Nuri

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 08:45 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MEMPRIHATINKAN bahwa selalu ada manusia yang tega merusak warisan kebudayaan. Namun syukur Alhamdullilah selalu ada manusia berkenan membangun kembali warisan kebudayaan yang telah dirusak oleh manusia.

Mosul

Melalui RMOL Amelia Fitriani melaporkan bahwa pada hari Senin 17 Desember 2018, Kepala Endowmen Muslim Sunni Irak, Abdul Latif al-Humayim, bersama para pejabat PBB dan Uni Eropa menyelenggarakan upacara peletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid Agung Al Nuri yang dirusak oleh militan ISIS.


Masjid Agung Al Nuri bermenara miring maka mendapatkan julukan Al Hadba alias "Si Bungkuk".

ISIS

Pada tahun 2014 Masjid Agung Al-Nuri digunakan oleh pemimpin kelompok militan ISIS Abu Bakr al-Baghdadi untuk memproklamirkan "kekhalifahan" mereka. Masjid ini dihancurkan pada 21 Juni 2017, selama Pertempuran Mosul.

Pihak ISIS mengklaim bahwa Amerika Serikat yang menghancurkannya, sementera pihak Irak mengklaim ISIS yang bertanggung jawab.

Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi menyatakan bahwa penghancuran masjid Al Nuri merupakan amarah keputusasaan ISIS sebelum meninggalkan Mosul.

Perwakilan Irak dari badan kebudayaan PBB, UNESCO, Louise Haxthausen menganggap penghancuran Masjid Agung Al Nuri sebagai suatu peristiwa tragedi kebudayaan akibat angkara murka manusia luar biasa biadab.

Pemugaran


Uni Emirat Arab telah menyumbang 50 juta dolar AS untuk proyek pemugaran Masjid Agung al-Nuri yang diperkirakan akan memakan waktu lima tahun.

Tahun pertama difokuskan pada pendokumentasian situs yang telah hancur. Empat tahun kemudian akan fokus pada pembangunan kembali menara, aula sholat dan bangunan yang berdekatan.

Selain itu, taman bersejarah Mosul dan ruang terbuka lainnya juga akan dipugar, di samping akan dibangun sebuah monumen dan museum.

Nama Al Nuri berasal dari nama Nūr ad-Dīn Abū al-Qāsim Maḥmūd ibnʿImād ad-Dīn Zengī yang menyatukan laskar muslim untuk melakukan jihad melawan laskar nasrani pada Perang Salib di Mosul.

Menurut catatan sejarawan Ibn al-Athir, setelah menguasai Mosul, Nur ad-Din memerintahkan pembangunan masjid pada tahun 1172, tak lama sebelum Nur ad-Din wafat.  [***]


Penulis adalah Pembelajar Kebudayaan Dunia


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya