Berita

Ganja/Net

Dunia

Selandia Baru Gelar Referendum Legalisasi Ganja Tahun 2020

SELASA, 18 DESEMBER 2018 | 22:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga Selandia Baru bersiap untuk memberikan suara mereka dalam referendum untuk melegalisasi ganja rekreasi tahun 2020 mendatang.

Begitu pengumuman yang disampaikan oleh Menteri Kehakiman Selandia Baru, Andrew Little awal pekan ini.

"Kami tahu kapan itu akan terjadi, kami memiliki komitmen bahwa itu akan mengikat, dan sekarang ini hanya sebuah pertanyaan untuk mengisi detail dari sana," kata Little, menyusul keputusan yang dibuat oleh kabinet negara itu.


Pengumuman tersebut datang seminggu setelah anggota parlemen memberi legalisasi ganja lampu hijau. Hal itu terjadi setelah jajak pendapat  tahun lalu menyebut bahwa dua pertiga warga Selandia Baru menginginkan legalisasi ganja.

Menurut NZ Drug Foundation, ganja sendiri merupakan obat terlarang yang paling sering digunakan di Selandia Baru.

Dikabarkan BBC, badan amal tersebut mengatakan bahwa pada usia 21 tahun, 80 persen warga Selandia Baru telah mencoba ganja setidaknya sekali, sementara 10 persen telah mengembangkan pola penggunaan berat.

Pemungutan suara yang mendukung legalisasi akan menjadikan Selandia Baru negara Asia Pasifik pertama yang memungkinkan penggunaan ganja rekreasi. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya