Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

PDIP Pilih Klarifikasi Ke Wiranto Ketimbang Berpolemik

SELASA, 18 DESEMBER 2018 | 20:40 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

PDI Perjuangan enggan berpolemik mengenai pernyataan Menkopolhukam Wiranto, yang menyebut ada oknum partai banteng moncong putih yang ikut terlibat perusakan baliho di Pekanbaru, Riau.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan bahwa partainya lebih memiliki mengklarifikasi langsung ke Menko Wiranto ketimbang reaktif seperti Demokrat.

"Ya kami masih minta klarifikasi dulu. Jadi sebelum kami menyampaikan pendapat ke publik, ya kami bertanya. Pak Wiranto kebetulan saya kontak, tapi oleh beliau belum dijawab," kata Sekjen PDIP Hasto Kristyanto di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (18/12).


PDIP hanya meminta agar mantan ketua umum Hanura itu menyebut nama perusak ketimbang menggunakan diksi oknum partai.

Namun demikian, PDIP tidak akan melakukan penyelidikan internal untuk mengusut siapa oknum pelakunya. Sebab, mereka percaya terhadap kinerja aparat kepolisian.

“Kami ini partai berdisiplin. Merusak atribut itu kami kutuk karena itu merupakan bagian dari kejahatan demokrasi dan itu tidak mendidik," demikian Hasto.

Ketua Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) keberatan dengan pernyataan Wiranto yang menyebut ada oknum di PDIP dan Demokrat dalam perusakan baliho kedua partai tersebut di Pekanbaru, Riau.

Pada hari ini, elite Demokrat berkumpul di kediaman SBY untuk membahas tindak lanjut dari pernyataan Wiranto tersebut. Namun demikian, hasil dari rapat sedang dalam proses penyampaian di Kantor DPP Partai Demokrat malam ini. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya