Berita

Nicolas Maduro/Net

Dunia

Milisi Sipil Venezuela Melonjak Tiga Kali Lipat Tahun Ini

SELASA, 18 DESEMBER 2018 | 12:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Milisi sipil Venezuela saat ini mengalami peningkatan tajam menjadi 1,6 juta anggota. Jumlah ini melonjak lebih dari tiga kali lipat bila dibandingkan dengan awal tahun ini.

Begitu kata Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam pesan yang disiarkan di televisi nasional negara tersebut awal pekan ini.

Untuk diketahui, milisi sipil yang memiliki nama resmi Milisi Nasional Bolivarian adalah pasukan cadangan yang terdiri dari sukarelawan sipil. Badan ini didirikan oleh mantan Presiden Hugo Chavez pada tahun 2008 sengan tujuan untuk membantu angkatan bersenjata.


Maduro menekankan, misi para milisi nasionalnya adalah untuk membela negara tersebut dari agresi eksternal.

"Kami akan mempersenjatai Milisi Nasional Bolivarian (nama resmi milisi sipil tersebut)," kata Maduro, tanpa merinci berapa banyak anggota milisi yang benar-benar bersenjata.

"Pasukan imperialis yang menyerang dapat memasuki bagian dari tanah air kita, tetapi kaum imperialis harus tahu bahwa mereka tidak akan pergi dari sini hidup-hidup," tambahnya seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya