Berita

Masjid Agung Mosul/Net

Dunia

Irak Pugar Masjid Agung Mosul Pasca Dihancurkan ISIS

SELASA, 18 DESEMBER 2018 | 10:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Irak melakukan pemugaran Masjid Agung Mosul al-Nuri yang dirusak oleh militan ISIS.

Kepala Endowmen Muslim Sunni Irak, Abdul Latif al-Humayim, bergabung dengan pejabat PBB dan Uni Eropa untuk upacara peletakan batu pertama pembangunan kembali masjid bersejarah itu pada Senin (17/12).

Masjid yang memiliki ciri khas menara miring itu adalah salah satu situs Mosul yang paling terkenal. Masjid itu kemudian digunakan oleh pemimpin kelompok militan ISIS Abu Bakr al-Baghdadi memproklamirkan "kekhalifahan" pada tahun 2014 lalu.


Namun ISIS kemudian meledakkan masjid itu tahun lalu ketika pasukan pemerintah merebut kembali kota.

Pertempuran untuk merebut kembali Mosul itu berlangsung hampir sembilan bulan, meninggalkan wilayah itu hampir rata dengan tanah akibat banyak bangunan runtuh. Bukaia. hanya itu, pertempuran juga menyebabkan ribuan orang lain meninggal dunia.

Perwakilan Irak dari badan budaya PBB, UNESCO, Louise Haxthausen mengatakan kepada mereka yang menghadiri upacara tersebut bahwa penghancuran Masjid Agung al-Nuri adalah momen horor dan putus asa.

"Hari ini, ketika kita meletakkan batu fondasi, kita memulai perjalanan rekonstruksi fisik," kata Haxthausen.

Uni Emirat Arab telah menyumbang 50 juta dolar AS untuk proyek tersebut, yang diperkirakan akan memakan waktu lima tahun.

Dikabarkan BBC, tahun pertama akan difokuskan pada pendokumentasian dan pembukaan situs. Empat tahun kemudian akan fokus pada pembangunan kembali menara, aula sholat, dan bangunan yang berdekatan.

Selain itu, taman bersejarah Mosul dan ruang terbuka lainnya juga akan dipugar, dan sebuah monumen dan museum dibangun.

Masjid Agung diberi nama tokoh Nuruddin Mahmoud Zangi. Dia terkenal karena memobilisasi dan menyatukan kekuatan Muslim untuk melakukan jihad melawan Tentara Salib Kristen. Dia memerintahkan pembangunan masjid pada 1172, tak lama sebelum kematiannya. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya