Berita

Politik

PILPRES 2019

Hasil Survei, Pasangan Jokowi-Ma'ruf Ungguli Prabowo-Sandi Di Jatim

SELASA, 18 DESEMBER 2018 | 05:32 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Jawa Timur unggul jauh dari pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno.

Hal itu diketahui dari hasil survei Pilpres 2019 di Jawa Timur yang dirilis The Initiative Institute.

"Sebanyak 57,7 persen memilih pasangan Joko Widodo - Ma’ruf Amin dalam pertarungan Pilres nanti. Sementara pasangan Prabowo Sandi hanya di pilih oleh 19,7 persen responden. Hal yang paling menarik adalah besarnya jumlah responden yang belum menentukan pilihan yaitu sebanyak 21,1 persen," kata CEO The Initiative Institute, Airlangga Pribadi Kusman dilansir RMOLJatim, Senin (17/12).


Selian itu, pasangan Jokowi-Ma'ruf juga menang mutlak untuk popularitas dengan perolehan 96,8 persen. Sementara pasangan Prabowo-Sandi hanya 92,3 persen.

"Untuk liketabilitas, pasangan Jokowi-Ma'ruf, 89,7 persen dan Prabowo-Sandi 68,2 persen," terangnya.

Untuk diketahui, survei ini menggunakan pendekatan multistage random sampling Face to Face Interview (FTF) dengan menggunakan instrumen kuesioner untuk menggali informasi kuantitatif dengan jenis pertanyaan semi open.

Responden adalah penduduk Jawa Timur dan telah menikah atau minimal berusia 17 tahun ke atas dengan jumlah responden 5.500 responden. Waktu pengambilan data 10 Oktober 2018- 18 Oktober 2018 dan dilakukan di 565 desa/kelurahan yang tersebar 375 Kecamatan di 38 Kabupaten. Sedangkan margin of error ± 1,32 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.[jto]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya