Berita

Jamal Khashoggi/Net

Dunia

Sekjen PBB: Pembunuhan Jamal Khashoggi Butuh Penyelidikan Kredibel

SENIN, 17 DESEMBER 2018 | 23:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan penyelidikan yang kredibel atas pembunuhan wartawan senior Jamal Khashoggi yangh tewas di konsulat Saudi awal Oktober lalu.

Berbicara di Forum Doha 2018 pada hari Minggu (16/12), seperti dimuaty Press TV, Guterres mengatakan bahwa dia tidak memiliki informasi mengenai pembunuhan Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul kecuali apa yang telah dilaporkan di media.

Namun, dia menambahkan bahwa saat ini sangat penting untuk memiliki penyelidikan yang kredibel dan menyeret mereka yang bersalah ke meja hijau.


Khashoggi merupakan seorang kritikus terkemuka putra mahkota Saudi dan seorang warga Amerika Serikat. Dia  menghilang pada 2 Oktober setelah mengunjungi konsulat Saudi di Istanbul untuk mendapatkan dokumentasi untuk pernikahannya yang akan datang.

Arab Saudi awalnya mengklaim Khashoggi telah meninggalkan konsulat hidup-hidup, tetapi beberapa minggu kemudian mengakui bahwa dia terbunuh di dalam misi diplomatik dan menyalahkan kematiannya pada sekelompok operasi Saudi. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya