Berita

Perjanjian gencatan senjata di Hodeidahj/Net

Dunia

Sehari Jelang Gencatan Senjata, Bentrokan Masih Terjadi Di Jantung Konflik Yaman

SENIN, 17 DESEMBER 2018 | 22:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bentrokan masih terjadi di pusat konflik di Yaman, Hodeidah awal pekan ini (Senin, 17/12). Padahal, perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati akhir pekan kemarin akan muila resmi berlaku tengah malam ini, atau pada Selasa (18/12).

Al Jazeera memuat, warga setempat melaporkan serangan kekerasan yang terjadi di daerah selatan kota itu dengan tembakan dan rudal yang bertubi-tubi antara pasukan pro-pemerintah dan pemberontak Houthi.

"Meskipun kekerasan berhenti pagi ini, (kekerasan) itu pecah lagi," kata salah seorang warga, Kamal Abdul Ghani.


Jaringan televisi pro-Houthi Al-Masirah melaporkan bahwa pasukan pemerintah telah menargetkan kawasan selatan kota itu, dengan empat orang, termasuk seorang anak, yang dilaporkan terluka dalam serangan itu.

Meski begitu, laporan itu tidak dapat diverifikasi secara independen.

Bentrokan di Hodeidah, garis hidup bagi jutaan warga Yaman yang menghadapi kelaparan, dimulai pada hari Jumat pekan lalu setelah Houthi dan pemerintah yang didukung Saudi setuju untuk menghentikan pertempuran dan menarik pasukan mereka, setelah seminggu konsultasi di Swedia yang berakhir pada 13 Desember. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya