Berita

Dunia

AS Lancarkan Enam Serangan, 62 Gerilyawan Al Shabab Meninggal Di Somalia

SENIN, 17 DESEMBER 2018 | 21:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 62 gerilyawan al Shabab tewas di tangan militer Amerika Serikat bulan ini.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Senin (17/12), Komando Afrika militer Amerika Serikat, mengatakan telah melakukan enam serangan udara di wilayah Gandarshe Somalia, tempat para gerilyawan berada.

Empat serangan dilakukan pada tanggal 15 Desember di mana 34 orang tewas dan dua serangan lainnya dilakukan pada 16 Desember yang menewaskan 28 orang. Semua serangan udara berada di daerah pantai Gandarshe selatan ibu kota, Mogadishu.


Pihak militer Amerika Serikat mengklaim, tidak ada warga sipil yang terluka atau tewas dalam serangan itu.

Keenam serangan itu dilakukan dengan koordinasi yang erat dengan pemerintah Somalia. Serangan udara itu dilakukan untuk mencegah al-Shabab dari menggunakan daerah terpencil sebagai tempat yang aman untuk merencanakan, mengarahkan, menginspirasi, dan merekrut untuk serangan di masa depan.

Al-Shabab diketahui menggunakan bagian-bagian Somalia selatan dan tengah untuk merencanakan dan mengarahkan serangan-serangan ekstrimis, mencuri bantuan kemanusiaan, memeras penduduk setempat untuk membiayai operasinya, dan melindungi para radikal.

Dengan serangan ini, militer AS telah melakukan setidaknya 46 serangan udara sejauh ini tahun ini terhadap al-Shabab, yang bersekutu dengan al-Qaida dan kelompok ekstrimis Islam paling aktif di Afrika.

Meski begitu, Al Shabab masih mengontrol bagian-bagian dari Somalia selatan dan tengah pedesaan dan terus melancarkan serangan mematikan di Mogadishu dan kota-kota lainnya. Demikian seperti dimuat AP News. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya